INDIVIDU,KELUARGA DAN MASYARAKAT


  1. Individu

    Individu artinya sediri, Individu adalah bagian terkekecil dari suatu kelompok atau suatu unit terkecil pembentuk masyarakat. Ada juga yang mengatakan bahwa individu itu adalah seseorang /seorang yang utuh. Dalam hal ini utuh artinya satu sifat yang melekat pada diri seseorang yang tidak dapat dibagi-bagi. Yang merupakan satu kesatuan atara jasmani dan rohani.

    Manusia selaku individu memiliki 3 naluri :

    1. Naluri mempertahankan kelangsuangan Hidup

      Yang paling mendasar dari mempertahankan kelangsungan hidup ini manusia membutuhkan makanan, minuman dan perindungan

    2. Naluri Mempertahankan kelanjutan keturunan
    3. Naluri Rasa ingin tahu

    Rasa penasaran yang sangat tinggi pada individu menyebabkan individu itu sendiri mempunyai naluri rasa ingin tahu.

  2. Keluarga

    Keluarga adalah sekelompok orang yang berada dalam lingkungan yang masih memiliki hubungan darah. Dalam keluarga terdiri atas beberapa individu yang diantaranya memiliki tanggung jawab dan kewajiban. Dalam keluarga terdapat Ayah,Ibu dan anak-anak atau Suami,istri dan Anak-anak. Dalam hal ini Ayah adalah sebagi kepala keluarga yang memimpin atau menjadi kepala rumah tangga, ayah atau suami berperan sebagai pencari nafkah untuk Istri dan Anak-anaknya.ayah juaga harus memberikan rasa aman untuk keluarganya. Orang tua (ayah dan Ibu) adalah sebagi pendidik untuk anak-anaknya.


    adapun beberapa Fungsi yang ada dalam keluarga sebagai berikut :

    1. Fungsi Pendidikan dimana keluarga memberikan pendidikan untuk anggota keluarganya (anak-anak)
    2. Funsi Sosialisasi, keluarga memberikan arahan bagaimana cara berhubungan dengan masyarakat dengan baik.
    3. Fungsi Ekonomi, dilihat dari kepala keluarga mencarikan kebutuhan untuk anggita keluarganya.
    4. Fungsi Agama, untuk mngenalkan kepada anak dan anggota keluarga tentang keyakinan yang mengatur kehidupan melalui kepala keluarga
    5. Fungsi Biologi , Untuk meneruskan keturunan keluarga tersebut
  3. Masyarakat

    Masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup bersama, saling berhubungan dan mempengaruhi, saling terikat satu sama lain sehingga melahirkan kebudayaan yang sama.

    Menurut Anderson dan Parker (Astrid: 1977), menyebutkan bahwa masyarakat adalah:

    1. Adanya sejumlah orang
    2. Tinggal dalm suatu daerah tertentu
    3. Mengadakan hubungan satu sama lain
    4. Saling terikat satu sama lain karena mempunyai kepentingan bersama
    5. Merupakan satu kesatuan sehingga mereka mempunyai perasaaan solidaritas
    6. Adanya saling ketergantungan
    7. Masyarakat merupakan suatu system yang diatur oleh norma-norma/aturan-aturan tertentu
    8. Menghasilkan kebudayaan.

    Menurut Soejono Soekamto (1987), beberapa ciri masyarakat perkotaan yang menonjol adalah:

    1. Kehidupan beragama kurang karena disebabkan adanya cara berpikir yang rational, yang berdasakan pada perhitungan-perhitungan eksak
    2. Dapat mengurus dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain
    3. Pembagian kerja lebih tegas dan mempunyai batas-bats yang nyata
    4. Banyak peluang mendapat kerja daripada orang desa
    5. Jalan pikiran yang rasional menyebabkan interaksi sosial berdasarkan kepentingan daripada faktor pribadi
    6. Jalan kehidupan yang cepat mengakibatkan pentingnya faktor waktu
    7. Perubahan sosial tampak jelas dan cepat sebagai akibat terbukanya pengaruh dari luar.

Sumber : Jari Rindu dan Wikipedia.org

Perihal erikerky
erikandfiki.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: