MANUSIA DAN CINTA KASIH


KASIH SAYANG


Cinta adalah rasa sangat suka kepada ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta

Pada dasarnya manusia adalah mahkluk yang paling sempurna dibandingkan seluruh mahkluk yang ada bumi ini.manusia memiliki akal fikiran untuk bertindak,manusia juga memiliki perasaan didalam dirinya perasaan yang ada didalam dirinya.Kasih sayang mungkin itu termasuk pula tentang perasaan manusia. Sekarang apa itu kasih sayang ? mmm… Kasih sayang adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik mahluk hidup maupun benda mati seperti menyayangi diri sendiri sendiri berlandaskan hati nurani yang luhur.

Itu tadi adalah pengertian kasih sayang, terus didalam kasih sayang itu ada beberapa komponen yaitu :

  1. Tanggung Jawab

    Apa itu tanggung jawab ? Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. sehingga bertanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, dan memberikan jawab serta menanggung akibatnya.

    Ada beberapa macam tanggung jawab diantaranya adalah

    1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri, contoh : Andi membaca sambil berjalan, lalu ia terjatuh, akibatnya ia aharus beristirahat dirawat di rumah dan tidak sekolah. konsekuensi tidak bersekolah dan tinggal dirumah adalah tanggung jawab terhadap diri sendiri.
    2. Tanggung jawab terhadap keluarga, contoh : seorang ibu hidup dengan tiga anak, karena suaminya meninggal dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya, walapun harus menjadi pelacur sekalipun, karena demi memberikan kehidupan dan bertanggung jawab atas ketiga anaknya
    3. Tanggung jawab terhadap masyarakat

      Contoh : seorang ketua RT yang menjabat saat itu di daerah tempat tinggalnya harus bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kesejahteraan warganya. misalnya saja bila pada saat hari raya qurban, ketua RT setempat harus sudah mempunyai data warga miskin yang akan menerima santunan qurban. ketua RT juga harus sigap membantu bilamana ada warganya yang meninggal dunia, lalu ketua RT juga menggerakan ibu-ibu PKK ditempatnya untuk membangun pos kesejahteraan untuk kesehatan, lingkungan dan pendidikan untuk warganya.

    4. Tanggung jawab terhadap bangsa dan negara

      Contoh : pada zaman penjajahan dahulu, para pemuda Indonesia bertanggung jawab untuk membela negara, turut berperang untuk memerdekakakn negara kesatua republik Indonesia. para pemuda sangat ingin memiliki kebebasan dalam bernegara, maka para pemuda menanamkan dalam hatinya mempunyai tekad yang kuat untuk membela negara dan bertanggung jawab atas semua permasalahan yang ada di negara Indonesia.

    5. Tanggung jawab terhadap Tuhan

      Contoh : Manusia telah di beri kehidupan yang sangat mencukupi dan layak. semua itu atas pemberian sang pencipta yaitu Allah SWT. ALlah sangat pengasih, penyayang dan pengampun. Allah pun tak meminta hal-hal yang menyusahkan manusia untuk mewujudkan rasa bersyukur manusia terhadap semua kebaikan-Nya. Manusia hanya diperintahkan untuk Shalat 5 waktu dan beramal sholeh, berbuat baik sesama manusia dan berbuat baik kepada Allah SWT. semua yang diberikan ALlah SWT sudah sepatutnya menimbulkan rasa tanggung jawab manusia kepada Allah SWT. tanggung jawab untuk menunaikan semua yang diperintahkan-Nya dan meninggalkan yang dilarang-Nya. Tanggung jawab untuk menjalankan sholat 5 waktu dan amalan yang baik lainnya. Menjaga alam yang sdah diciptakan, diberikan Allah dengan sukarela, merawatanya untuk kehidupan selnjutnya adalah sebuah bentuk tanggung jawab dan ungkapan rasa bersyukur yang tiada tara kepada sang pencipta yaitu Allah SWT.

      Diantara banyaknya tanggung jawab tersebut, bahwa kita harus melakukan semua tanggung jawab kita dengan iklas dan akan mendapatkan hak kita pada saat nya setelah kita melakukan semua tanggung jawab kita.

       

  2. Pengorbanan

    Pengorbanan adalah pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian. Dalam pengadian selalu dituntut pengorbanan, tapi belum tentu pengorbanan menuntut pengabdian. Pengabdian itu sendiri adalah Pengabdian adalah perbuatan bik yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perrwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian bisa disebut juga sebagai rasa tanggung jawab.

     

  3. Kejujuran

    Kejujuran, jujur setiap orang harus memiliki sikap ini agar didalam hidupnya lebih tenang J , Kata jujur adalah kata yang digunakan untuk menyatakan sikap seseorang. Bila seseorang berhadapan dengan suatu atau fenomena maka seseorang itu akan memperoleh gambaran tentang sesuatu atau fenomena tersebut. Bila seseorang itu menceritakan informasi tentang gambaran tersebut kepada orang lain tanpa ada “perubahan” (sesuai dengan realitasnya ) maka sikap yang seperti itulah yang disebut dengan jujur.

     

  4. Saling Percaya

    Sikap saling percaya (trust) sebagai salah satu elemen dari modal social adalah merupakan sikap salah satu dasar bagi lahirnya sikap saling percaya yang terbangun antar beberapa golongan komunitas dan merupakan dasar bagi munculnya keinginan untuk membentuk jaringan sosial (networks) yang akhirnya di mapankan dalam wujud pranata (institution) saling percaya meliputi adanya kejujuran (honesty ) kewajaran (fainerss), sikap egaliter (egali-tarianism), toleransi (tolerance) dan kemurahan hati (generosity).

     

  5. Saling Pengertian

    Terkadang didalam hidup kita memiliki perbedaan pendapat ataupun perbedaan lainnya, dan kadang kita melakukan hal yang menurut kita baik tepapi menurut orang lain mungkin berbeda,maka dalam hidup ini kita membutuhkan pengertian yaitu untuk memberikan kesempatan bahwa yang dilakukannya adalah benar namun masih kurang.jadi mungkin pengertian itu juga dapat diartikan bahwa pengertian adalah sikap menerima suatu tindakan dari sikap seseorang.

     

  6. Saling Terbuka

    Saling terbuka dalam kasih sayang sikap saling terbuka adalah hal yang sangat penting saling tebuka terkait pula dengan kejujuran jika dalam kasih sayang ini tirak terdapat sikap saling terbuka maka akan ada kebohongan yang menimbulkan masalah.

Adapun Makna dari Kasih sayang itu sendiri adalah

  • Kasih sayang mestilah utuh, karena jika berkurang satu unsurnya, akan melemahkannya.
  • Kasih sayang bisa dirasakan oleh siapa pun, tidak terbatas usia.
  • Kasih sayang merupakan bagian dari hidup manusia.
  • Kasih sayang berlebih bisa memberikan pengaruh negatif, dan cenderung memanjakan.
  • Kurangnya kasih sayang juga bisa memberikan pengaruh buruk.
  • Oleh karenanya, semestinya manusia saling kasih dan saling sayang dengan sesamanya dan lingkungannya.

 

KEINDAHAN

Keindahan, biasanya akan minimbulkan kebahagiaan J disini ada beberapa arti keindahan :


  1. Keindahan dalam arti estetik murni

    Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetik seorang dalam hubungannya dellgan segala sesuatu yang diserapnya

  2. Keindahan dalam arti Terbatas

    Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan.

    Keindahan dalam arti yang terbatas, mempunyai arti yang lebih sempit sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan (mata), yakni berupa keindahan bentuk dan warna. keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebalikan dari garis, warna, bentuk, nada, dan kata-kata. Ada pula yang berpendapat bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungan-hubungan yang selaras dalam suatu benda dan di antara benda itu dengan si pengamat.

  3. Keindahan dalam arti luas

    The Liang Gie menjelaskan bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan. Misalnya Plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah, sedangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan.

    Jadi keindahan dalam arti yang luas ada

  • Keindahan seni

    Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreativitas manusia. Seni juga dapat diartikan dengan sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan.Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai. Bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu.

  • Keindahan alam


    Keindahan alam adalah maha karya dari sang pencipta alam semesta,betapa Agung Nya kekuasaan dan kasih sayang Nya terhadap umat manusia di muka bumi ini.

  • Keindahan moral


    keindahan moral adalah sesuatu kebiasaan positif yang memiliki nilai estetika kebenaran pada saat kita melakukannya

  • Keindahan Intelektual

    keindahan intelektual adalah pemikiran yang indah berdasarkan ilmu pengetahuan. Tulisan ini bukanlah mencari pengertian mengenai kata keindahan intelektual.

Keindahan dalam keterkaitan

  • Nilai universal keindahan mendorong kepada perenungan filosofis.
  • Perenungan ini berusaha mencari pola dan konsistensi (keserasian).
  • Keserasian mendorong keumuman dalam kehalusan sifat dan karakter.
  • Lalu melahirkan penciptaan-penciptaan dengan landasan objektif maupun subjektif.
  • Hal-hal tersebut di atas mendorong terciptanya keinginan berkesenian.

 

PENDERITAAN

 

Penderitaan, ketika mendengar kata ini pasti tidak enak, memang didalam penderitaan itu tidak ada yang enak, tapi menurut saya perderitaan itu berharga kenapa ? karena dengan adanya penderitaan kita akan dapat memotivasi diri kita agar tidak lagi ada didalam penderitaan dan kita akan lebih baik. J tapi apa itu pendiritaan ?

Penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu yang sangat tidak menyenangkan. Penderitaan itu ada tiga macam yaitu penderitaan yang dialami secara lahir (fisik), penderitaan yang dialami secara batin (mental/ psikologis), dan yang ketiga gabungan dari penderitaan lahir dan penderitaan batin (fisik dan psikologis)

Ada uraian di dalam penderitaan diantaranya :

  1. Siksaan

    Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan

  2. Rasa sakit adalah rasa yang penderita akibat menderita suatu penyakit. Rasa sakit ini dapat menimpa setiap manusia. Kaya-miskin, besar-kecil, tua-muda, berpangkat atau rendahan tak dapat menghindarkan diri darinya. Orang bodoh atau pintar, bahkan dokter sekalipun. Penderitaan, rasa sakit, dan siksaan merupakan rangkaian peristiwa yang satu dan lainnya tak dapat dipisahkan merupakan rentetan sebab akibat.
  3. Neraka

    Jika kita mengingat kematian dan dosa maka kita sebagai mahluk yang beragama akan mengingat neraka,
    Neraka merupakan suatu tempat yang diyakini oleh penganut beberapa agama dan atau aliran kepercayaan sebagai tempat kesengsaraan abadi setelah mati. Tempat ini berada di alam gaib sebagai balasan atas perbuatan manusia yang dinilai menyimpang dari aturan agama.

  4. Penderitaan orang lain

    Penderitaan dalam kisah hidup orang lain, perbuatan yang buruk yang dilakukan oleh manusia dapat menimbulkan derita bagi orang lain yang sangat menganggu physik dan phisikologi orang yang menderita.

  5. Sumber Penderitaan
  • Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia, penderitaan ini dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
  • Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan atau azab Tuhan dalam mengatasi penderitaan ini manusia dapat berusaha dengan kesabaran, tawakal, berdoa, ikhiar dan optimisme.
  • Penderitaan terhadap alam lingkungan, perbuatan buuruk manusia terhadap alam lingkungan juga menjadi penyebab penderitaan bagi menusia lainnya, tetapi sayangnya manusia tidak mau menyadari perbuatannya itu.
  1. Upaya menghindari Penderitaan
  • Mengatasi kesulitan yang ada dan mengatasi masalah dengan tenang tidak gegabah.
  • Berkomunikasi terhadap orang lain, melatih untuk berfikir dan berbuat atau melakukan sesuatu hal yang sewajarnya.
  • Refreshing dalam berbagai bentuk seperti rekreasi, menonton hiburan, mendengarkan musik, dan lain-lain.
  • Menyibukkan diri dalam berbagai aktifitas yang positif untuk melupakan masala-masalah dalam kehidupannya.
  • Selalu banyak berdoa kepada Allah memohon perlindungan-Nya.
  • Berfikir sebelum bertindak.
  • Selalu berfikir positif

 

KEADILAN

 

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar.
Khong Fu Tse mengatakan bahwa “Bila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya, itulah keadilan.”Aristoteles mengatakan bahwa keadilan adalan kelayakan dalam tindakan manusia. (kelayakan diartikan sebagai titik tengah kesetimbangan di antara dua posisi ekstrim).Plato pun mengatakan bahwa keadilan sebagai kewajiban tertinggi dalam kehidupan negara yang baik, sedangkan orang yang adil adalah orang yang mampu mengendalikan diri, perasaannya dikendalikan oleh akal sehatnya.

  1. Keadilan Legal/moral

    Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal.

  2. Keadilan distributif

    Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally)

  3. Keadilan Komutatif

    Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

Didalam Distributif keadilan ada

  1. Kejujuran
  2. Kecurangan

    Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita

  3. Pemulihan Nama Baik

    Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menajaga dengan hati-hati agar namanya baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/tetangga disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan bama baik atau tidak baik ini adalah tingkah laku atau perbuatannya. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu, antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatn-perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya

  4. Pembalasan

    Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat balasan yang bersahabat. Sebaliknya pergaulan yagn penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.

     

Sumber :


 

Perihal erikerky
erikandfiki.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: